Tampilkan postingan dengan label Abdul Malik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Abdul Malik. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Agustus 2012

Puisi Berkata

perkosa saja diriku
biar hasratmu lampias
tengkukmu tak nyeri

setelah itu tertawalah
sekeras buta hatimu
sampai kering air matamu

tolong jangan bernyanyi
sebab suaramu sumbang
pekak di telinga pekik di mata

jangan lupa mandi junub

Makassar, 27 Agustus 2012

Pagi, di Depan 1408

Kepakan barang lebih dahulu mengambil tempat
Semestinya. Mobil sudah siaga dengan deruan sangar.

Penumpang segera naik setelah memeriksa bawaannya.
Adakah yang tertinggal? Semoga tiada.

Kemanakah arah tujuan mobil? Semoga penumpangnya selamat. Sampai ke Tujuan. Diterima dengan Senyum.

Kapan anda diberangkatkan? Takdir takkan mungkin salah alamat.

Mks, 27 agustus 2012

Jumat, 24 Agustus 2012

Lesatan Salam

Embun pegunungan ini mengulitiku
Sebelum bola mataku kugantungkan
Di alun-alun sepotong bulan yang melatari cemara

Di jalan berkelok gunung batu camba
Sebalok isyarat menubuhkan dirinya di handphoneku
Ada aksara memanggil-manggil namaku

Inilah ketika salamku menyapa
Menembus belantara kelok dan embun
Temui hangat secangkir kopi di atas meja
Puisi berkata

Camba, 25 august 2012